JIHAN MONDY OLIVIERRA
13517050
1PA02
PENGERTIAN,
TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Pengertian
Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari
dasar dasar dan pengertian tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan di Indonesia sebagai
pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris The
Humanities. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa Latin
Humanus yang bisa diartikan manusiawi, berbudaya dan halus (refined). Dengan
mempelajari The Humanities diandaikan seseorang akan bisa mcnjadi lebih
manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.
Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Pokok-pokok
yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan:
1. Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat
beragam
2. Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
3. Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi,
psikologi dan sosiologi
4. Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam
aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat, budayadaerah dan budaya nasional
Latar
belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara, dan masyarakat
Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:
1. Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai
suku bangsa, dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai
aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial)
kesukuan dan kedaerahan.
2. Proses pembangunan dampak positif dan negatif
berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan
sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari
pembenturan nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi
menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan
tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang
telah diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang
disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat
dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.
Tujuan
Ilmu Budaya Dasar:
1. Lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusiaan
dan budaya, scrta lebih bertanggung jawab terhadap masalah-masalah tersebut.
2. Mengusahakan kepekaan terhadap nilai-nilai lain untuk
lebih mudah menyesuaikan diri.
3. Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup
dalam masyarakat, hormat menghormati serta simpati pada nilai-nilai yang hidup
pada masyarakat.
4. Mengembangkan daya kritis tcrhadap pcrsoalan kemanusiaan
dan kebudayaan.
5. Memiliki latarbelakang pengetahuan yang cukup luas
tentang kebudayaan Indonesia.
6. Menimbulkan minat untuk mendalaminya.
7. Mendukung dan mcngcmbangkan kebudayaan sendiri dengan
kreatif.
8. Tidak terjerumus kepada sifat kedaarahan dan
pengkotakan disiplin ilmu.
9. Menambahkan kemampuan mahasiswa untuk mcnanggapi
masalah nilai-nilai budaya dalam masyarakat Indonesia dan dunia tanpa terpikat
oleh disiplin mereka.
10. Mempunyai kesamaan bahan pembicaraan, tempat
berpijak mengenai masalah kemanusiaan dan kebudayaan.
11. Terjalin interaksi antara cendekiawan yang berbeda
keahlian agar lebih positif dan komunikatif.
12. Menjembatani para sarjana yang berbeda keahliannya
dalam bertugas menghadapi masalah kemanusiaan dan budaya.
13. Memperlancar pelaksanaan pembangunan dalam
berbagai bidang yang ditangani oleh berbagai cendekiawan.
14. Agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang
membangun.
15. Agar mampu memenuhi tuntutan dari Tri Dharma Perguruan
Tinggi, khususnya dharma pendidikan.
Ruang
Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Dari kerangka tujuan yang telah dikemukakan tersebut
diatas, dua masalah pokok biasa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk
menentukan ruang lingkup kajian matakuliah Ilmu Budaya Dasar (IBD). Kedua
masalah pokok tersebut ialah :
1. Berbagai
aspek kehidupan yang seluruhnya mcrupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan
budaya yang dapal didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The
Humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam
pengetahuan budaya, maupun sccara gabungan (anlar bidang) bcrbagai disiplin
dalam pengetahuan budaya.
2. Hakekat
manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya
dalam kebudayaan masing-masing zaman.
Contoh penerapan Ilmu Budaya Dasar dalam
kehidupan sehari- hari :
1.
Contoh kecilnya adalah komunikasi antar
keluarga, pergaulan kita terhadap teman, yang mungkin kita dapat mengetahui
bagaimana kita dapat memahami sifat dan karakteristik setiap orang. Begitupun
dalam bermasyarakat, dalam interaksi kita harus memahami norma- norma dalam
masyarakat agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat
2.
Contoh luas nya
penerapan Ilmu budaya dasar dalam kehidupan manusia seperti dalam aspek
bersikap dalam kehidupan yang berbeda beda sehingga kita dapat menempatkan diri
pada situasi apapun yang akan kita hadapi. Dalam penerapan ilmu ini factor
pendukungnya antara lain adalah agama atau kepercayaan kita terhadap tuhan,
dimana dalam agama itu sendiri kita sudah pasti diajarkan bagaimana kita harus
menjaga interaksi kita terhadap tuhan dan sesama manusia, agar tercipta
hubungan yang harmonis dalam kehidupan. Inti dari ilmu budaya dasar dalah
kehidupan bermasyarakat, yaitu sejauh apa ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi
sikap dan tata cara kita dalam bermasyarakat. Bila kita sudah mempunyai dasar
yang kuat, dapat diyakini bahwa kita akandapat membawa diri dalam masyarakat.
Daftar Pustaka